This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Minggu, 31 Juli 2011
Khutbah Rasulullah SAW
Dari Salman Al-Farisi ra. berkata: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya’ban: Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah, didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya wajib, dan qiyamul lailnya sunnah. Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman. Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala seperti orang orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun ». kami berkata : »Wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam Tidak semua kita dapat memberi makan orang yang berpuasa ? ». Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Allah memberi pahala kepada orang yang memberi buka puasa walaupun dengan satu biji kurma atau seteguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka. Siapa yang meringankan orang yang dimilikinya, maka Allah mengampuninya dan dibebaskan dari api neraka. Perbanyaklah melakukan 4 hal; dua perkara membuat Allah ridha dan dua perkara Allah tidak butuh dengannya. 2 hal itu adalah; Syahadat Laa ilaha illallah dan beristighfar kepada-Nya. Adapaun 2 hal yang Allah tidak butuh adalah engkau meminta surga dan berlindung dari api neraka. Siapa yang membuat kenyang orang berpuasa, Allah akan memberikan minum dari telagaku (Rasul saw) satu kali minuman yang tidak akan pernah haus sampai masuk surga” (HR al-‘Uqaili, Ibnu Huzaimah, al- Baihaqi, al-Khatib dan al-Asbahani).
Semoga Romadhon kali ini menjadi Romadhon yang lebih baik dari Romadhon sebelumnya.
Sabtu, 16 Juli 2011
Tafsir Surah An-Nas
dakwatuna.com – Surat An-Nas ini Makkiyah menurut pendapat paling benar, terdiri dari 6 ayat. Ini merupakan ayat perlindungan yang kedua.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾
1. Katakanlah, “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. Dari (golongan) jin dan manusia.”
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. Dari (golongan) jin dan manusia.”
Mana Mufradat:
| Arti | Mufradat |
| 1. Yang membisikkkan kata-kata jahat di dada manusia. | 1. الوسواس |
| 2. Bentuk hiperbola dari kata Al-Khunus yang berarti kembali atau terlambat. Karena kalau ia diusir ia mundur dan kembali. | 2. الخناس |
| 3. Makhluk tersembunyi, tidak ada yang mengetahuinya selain Penciptanya. | 3. من الجِنَّة |
Tafsir Surah Al-Falaq
dakwatuna.com – Surat An-Falaq ini Makkiyah. Ada yang mengatakan Madaniyyah. Terdiri dari 5 ayat, dan merupakan salah satu dari dua ayat perlindungan.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿٥﴾
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
2. Dari kejahatan makhluk-Nya,
3. Dan dari kejahatan malam apabila Telah gelap gulita,
4. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
5. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”
Makna Mufradat:
| Arti | Mufradat |
| 1. Asalnya terbelahnya sesuatu dan jelasnya sesuatu dari yang lain. Maksudnya pada surat ini adalah semua yang dibelah Allah baik berupa bumi untuk tumbuhan, gunung untuk mata air, gunung untuk hujan, dan rahim untuk jabang bayi. | 1. الفلق |
| 2. Malam yang sangat gelap gulita. | 2. غاسق |
| 3. Masuk ke dalam apa saja dan menutupi apa saja. | 3. إذا وقب |
| 4. Nafatsah maksudnya hembusan yang keluar dari mulut. | 4. النفاثات |
| 5. Jamak dari ‘uqdah, apakah maksudnya buhul tali atau yang dimaksud ikatan cinta dan hubungan antar manusia. | 5. في العقد |
Syarah:
Diriwayatkan bahwa ada orang Yahudi menyihir Nabi saw. Hingga beliau sakit sampai tiga hari. Sakit beliau sangat parah sampai-sampai tidak sadar terhadap apa yang dilakukan. Kemudian Jibril datang dan memberitahu tentang bagian yang terkena sihir. Setelah itu beliau dibacakan surat An-Nas dan Al-Falaq akhirnya kembali sadar seperti semula.
Menurutku riwayat ini tidak benar sebagaimana pendapat para ulama. Ia hanya celoteh orang-orang Yahudi dengan tujuan agar manusia ragu terhadap Nabi saw. Dan menganggap beliau terkena sihir. Padahal Allah berfirman,
إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ
﴿٩٥﴾
﴿٩٥﴾
“Sesungguhnya kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu).” (QS. Al-Hijr: 95).
Katakan kepada mereka, ya Muhammad, “Aku berlindung kepada Tuhan seluruh Alam yang dapat membelah tanah dan langit, aku berlabuh kepada-Nya dari semua kejahatan yang menimpaku, keluargaku, dakwahku, dan sahabatku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam jika telah menjadi gelap gulita dan menutupi seluruh alam. Karena kegelapan malam bisa menjadi tabir bagi setiap orang yang melampaui batas dan pendosa. Aku juga berlindung kepada-Mu dari para wanita peniup buhul tali yang mereka ikat.” Sebagaimana yang dijelaskan tadi. Namun maksud yang sebenarnya adalah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan para pengadu domba yang memutuskan hubungan cinta kasih. Dengan demikian ta’ pada kata,
النفاثة
bermakna hiperbol dan tidak menujukkan ta’nits (feminim). Yakni orang yang berusaha mengadu domba, mengerahkan segenap upayanya untuk menyakiti orang yang dipuji. Tidak ada jalan untuk mendapatkan keridhaan orang semacam ini. Maka tidak ada cara lain menghadapi orang tersebut selain menghadap kepada Allah agar berkenan memelihara kita dari kejahatannya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Tafsir Surah Al-Ikhlas
dakwatuna.com – Surat ini Makkiyah, terdiri dari 4 ayat. Merupakan surat tauhid dan pensucian nama Allah Taala. Ia merupakan prinsip pertama dan pilar tama Islam. Oleh karena itu pahala membaca surat ini disejajarkan dengan sepertiga Al-Qur’an. Karena ada tiga prinsip umum: tauhid, penerapan hudud dan perbuatan hamba, serta disebutkan dahsyatnya hari Kiamat. Ini tidaklah mengherankan bagi orang yang diberi karunia untuk membacanya dengan tadabbur dan pemahaman, hingga pahalanya disamakan dengan orang membaca sepertiga Al-Qur’an.
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”
Makna Mufradat:
Arti | Mufradat |
| 1. Satu Dzat-Nya, sifat-Nya, dan perbuatan-Nya. | أحد |
| 2. Dapat mencukupi semua kebutuhan sendirian. | الصمد |
| 3. Sepadan, sama, dan tandingan. | كفؤاً |
UNTUK APA BERDOA?
oleh : Prof DR Komaruddin Hidayat
Meski doa artinya menyeru dan memohon, di dalamnya tersimpan kekuatan untuk bangkit dan membuat loncatan hidup jauh ke depan (quantum leap). Ketika berdoa kepada Tuhan, beban seseorang akan menjadi ringan karena telah dibagi dengan Dia Yang Mahaagung yang di tangan-Nya tergenggam semesta ini.
Dengan mengadu dan membuka diri di hadapan- Nya,doa akan mengalirkan energi Ilahi, sehingga seseorang akan memperoleh kekuatan baru dan berlipat ibarat kita recharging baterai yang sudah lemah. Ketika seseorang berdoa dengan sungguh-sungguh, dia tengah melakukan channeling dengan gelombang energi semesta sehingga semesta akan berpihak kepadanya.
Ritual semua agama intinya berdoa. Dalam doa itu seseorang, baik secara individual maupun kolektif,menyampaikan puji syukur kepada Tuhan dan menyampaikan permohonan. Baca saja kidung suci semua agama,di sana terdapat banyak persamaan yang berisi puji-pujian dan permohonan.
Dalam Islam, kidung suci dimaksud yang utama adalah surat Al-Fatihah, yang kandungannya universal dan isinya mudah diterima semua pemeluk agama. Bahkan orang yang enggan berafiliasi dengan sebuah institusi agama, tetap saja berdoa menyeru Tuhan.
Hanya saja ada kecenderungan orang berdoa hanya di kala duka. Ketika sudah sangat terjepit oleh situasi atau keadaan, baru kita datang kepada Tuhan, berdoa, mengajukan pertolongan. Setelah problem berlalu, doa pun berhenti. Padahal, menurut sabda Rasulullah, doa yang disampaikan baik waktu suka maupun duka, akan lebih dikabulkan.
Tanpa disadari, saking semangatnya meminta kita terkesan mengajari atau mendikte Tuhan.Menurut sebuah hadis, Tuhan akan marah pada hamba-Nya yang sombong, tidak pernah berdoa. Namun Tuhan juga marah jika melihat hamba-Nya banyak berdoa saja,tanpa bekerja.Ora et labora.
Ketika berdoa hendaknya tetap tulus,pasrah pada Tuhan, bukan mengajari atau mendikte Tuhan karena Dia Mahatahu dan Mahabijak apa yang terbaik buat hamba-Nya. Makanya di penutup doa kita diajarkan agar tetap memuji dan menyucikan Allah, menyadari bahwa apa yang kita anggap baik belum tentu baik bagi Allah.
Akhirnya kita serahkan kepada-Nya dan kita menunggu keputusan-Nya, sembari tetap berusaha. Rasulullah bersabda, semua permintaan hamba-Nya pasti akan dikabulkan jika seseorang berdoa dengan sungguh- sungguh. Ada empat kemungkinan jawaban Tuhan. Satu, doanya dikabulkan sebagaimana yang diminta dalam waktu dekat.
Dua, dikabulkan namun dalam waktu lama setelah seorang hamba lagi dan lagi datang pada-Nya untuk meminta hal yang sama. Tiga, doanya dikabulkan namun diganti dalam bentuk lain yang lebih cocok bagi kepentingan hamba-Nya.Salah satunya adalah diganti dengan dihindarkan dari malapetaka.
Empat, segala kebaikan yang diminta akan dikabulkan dengan berlipat ganda,tetapi nanti diberikan di akhirat. Doa adalah hak dan kebutuhan yang melekat sejak kita lahir, karena Tuhan telah menciptakan manusia,maka manusia merasa memiliki hak untuk mengajukan berbagai permintaan kepada penciptanya.
Karena itu ada orang yang berdoa yang isinya penuh pujian dan terima kasih, tetapi ada juga yang bernada protes dan keluh kesah atas nasib hidupnya yang tidak beruntung. Karena doa itu universal dan melekat pada setiap orang, maka ungkapan seperti ”Oh, my God” sangat populer di seluruh dunia, sekalipun mereka mengaku tidak beragama.
Saya sendiri pernah mengalami, ketika tahun 1981 jalan-jalan di Moskow ditemani oleh seorang pemandu, ketika hujan turun spontan dia berseru ”Oh, my God...,” padahal dia seorang ateis. Rupanya, sepanjang sejarah, kesadaran akan adanya Zat dan Kekuatan Absolut yang mengatasi semesta ini tetap ada, yang kemudian disebut Tuhan, sehingga manusia sulit untuk tidak memikirkannya dan mencarinya serta menyampaikan doa pada-Nya.
Namun perlu disadari,kehidupan yang sukses tidak selalu karena kekuatan doa,melainkan hasil kerja keras dan cerdas dengan mengikuti hukum alam, yang sesungguhnya hukum alam itu pun merupakan ciptaan Tuhan.Karena itu Tuhan selalu memerintahkan, bekerjalah kamu dengan sungguh-sungguh lalu serahkan semuanya itu kepada Tuhan.
Fenomena mutakhir yang sering kita lihat,ada orang yang masuk penjara karena korupsi lalu berdalih ini semua karena cobaan Tuhan. Maka ketika di dalam penjara dia sangat rajin berdoa dan bersembahyang. Sikap demikian bisa dipahami, sebab dengan mendekatkan diri pada Tuhan semoga bebannya akan berkurang.
Tetapi menurut nalar sehat, apa kepentingan Tuhan memasukkan seseorang ke penjara jika jelasjelas dia seorang koruptor? Bahwa dia lalu bertobat itu bagus dan logis.Tetapi rasanya tidak tepat bahwa berbuat korupsi lalu masuk tahanan itu merupakan takdir dan cobaan Ilahi.
Langganan:
Postingan (Atom)













